User Icon  40 USER SEDANG ONLINE


HOME            JUAL            DIREKTORI            ARTIKEL             VIDEO             GALERI             ACARA & LOMBA             DISKUSI             CHAMPION

Anda dapat berpartisipasi untuk mengisi artikel Burung di IndoBird.Com. Kirim data dan gambar JPG, untuk hasil yang baik gunakan resolusi 72 dpi dan lebar gambar 500 pixel, untuk mengirim data Anda di haruskan login terlebih dahulu atau daftar member Di sini! bila belum menjadi member IndoBird.Com.

Jenis Cacing Pakan Burung

Kandungan protein cacing yang cukup tinggi, membuat cacing bagus untuk diberikan sebagai pakan burung. Burung jenis apa saja, selama mau makan cacing boleh saja diberi. Biasanya, burung yang sangat suka cacing adalah anis kembang dan anis merah. Namun, ada yang berpendapat bahwa kesukaan burung terhadap cacing adalah faktor kebiasaan yang bisa dibentuk atau dilatih, terutama untuk burung jenis pemakan serangga dan buah. Sementara untuk burung pemakan biji, kebanyakan memang tidak suka cacing.

Jenis cacing seperti apa yang sering dijadikan sebagai pakan burung?
                                                                                                
1.Cacing Kristal atau cacing merah (lumbricus rabbelus). Cacing ini biasa digunakan sebagai pakan ikan louhan, dan sering dijual dalam kantong plastik yang diberi media serbuk sagu dan tanah. Cacing kristal juga biasa digunakan sebagai umpan mancing dan kesukaan ikan-ikan bersisik seperti wader, tawes, lokas, jelawat, grass karp dan mujair. Ikan-ikan rawa juga senang dengan umpan ini di antaranya ikan sepat, betik, gurameh serta ikan oportunis yaitu ikan lele. Cacing ini dapat tumbuh sampai 10-15 cm dan berwarna merah-coklat gelap.
2.Cacing Bayam (eisenia sp). Cacing ini biasa hidup di pematang-pematang swah atau juga di sayuran yang membusuk sehingga sering disebut cacing bayam. Dapat tumbuh sampai 40 cm panjangnya dan warnanya merah pucat. Selain disuka burung, cacing ini disuka oleh ikan gabus, betutu, jambal, baung dan lele. Karena cacing ini termasuk besar, maka untuk pemberiannya kepada burung perlu dipotong-potong dulu.
3.Cacing Tanah (lumbricus terestris). Cacing ini di daerah jawa disebut cacing uker, karena biasanya akan melengkung atau mlungker (bahasa jawa) bila dipegang. Cacing ini mempunya segmen-segmen yang jelas, warna hitam gelap sampai abu-abu, hidup di tanah membuat liang mempunyai diameter batang tubuh yang paling besar diantara cacing lainnya dan karenanya juga perlu dipotong-potong dulu untuk diberikan kepada burung.
4.Cacing Fosfor (lumbricus sp). Cacing ini kalau dipencet akan mengeluarkan getah putih yang sangat lengket di tangan dan karena mengandung phospor, cairan ini akan terlihat menyala di malam hari. Ciri khas cacing ini adalah warna tubuhnya merah kecoklatan. Cacing ini termasuk lincah gerakannya sehingga kadang perlu dimatikan (dengan dipukul-pukulkan ke kayu) sebelum diberikan kepada burung. Cacing jenis banyak dibudidayakan untuk digunakan sebagai bahan baku obat. Cacing ini dapat berukuran sampai 30 cm.

Sumber : dari berbagai sumber

Dilihat 5163 Kali  
 
Send To Friend
Nama Pengirim
:
*
Email Pengirim
:
*
Nama Penerima
:
*
Email Penerima
:
*
Pesan :
 

 
Komentar Anda
Nama
:
*
Email
:
*
Website
:
Negara
:

Komentar :
 

 
Komentar (0)
Halaman : |

Belum Ada Komentar!


Jual Burung
Video Burung
cat playing with a bird, really very cool
cat playing with a bird, reall
aLivingAdventure
Time : 1:53
Galeri Burung