User Icon  34 USER SEDANG ONLINE


HOME            JUAL            DIREKTORI            ARTIKEL             VIDEO             GALERI             ACARA & LOMBA             DISKUSI             CHAMPION

Anda dapat berpartisipasi untuk mengisi artikel Burung di IndoBird.Com. Kirim data dan gambar JPG, untuk hasil yang baik gunakan resolusi 72 dpi dan lebar gambar 500 pixel, untuk mengirim data Anda di haruskan login terlebih dahulu atau daftar member Di sini! bila belum menjadi member IndoBird.Com.

Burung Terserang Kutu

Jangan malas memandikan burung dan membersihkan kandangnya. Karena burung yang tidak pernah mandi, dijemur, dan kandangnya kotor mudah sekali terserang kutu.

Tanda burung terserang kutu:

1.Sering mematuk-matuk bulu badan, bulu ekor, dan bulu sayap sehingga menjadi kusam dan patah-patah.
2.Burung  malas berkicau.
3.Nafsu makan menurun.
4.Pasif dan tidak aktif bergerak.
5.Terlihat pucat.

Pengobatan secara kimiawi. Obat-obatan yang dijual secara umum dengan nama/merek yang berbeda-beda. Bentuknya juga macam-macam. Ada yang cair, serbuk juga pasta.

1.Sebelum melakukan pengobatan, pastikan burung dalam kondisi sehat secara umum. Jangan melakukan pengobatan anti-kutu ketika burung sakit karena daya tahan burung sedang lemah. Sehingga bisa membuatnya makin ngedrop karena obat kutu minimal mengandung insektisida jenis tertentu yang bisa "memabukkan" burung.
2.Baca aturan pakai yang tertera dalam kemasan dan ikuti secara disiplin. Jangan bereksperimen untuk menambah atau mengurangi dosis yang ditentukan kecuali Anda sudah memiliki pengalaman sebelumnya atau pernah mendapat informasi dari sumber/teman yang bisa dipercaya dan pernah mengaplikasikannya.
3.Gunakan sebagaimana peruntukannya. Jangan gunakan obat kutu anjing pada burung. Anti kutu untuk hewan besar sangat beda konsentrasi zat beracunnya dibanding untuk burung.

Pengobatan secara non-kimiawi. Obat yang non-kimiawi ada bermacam-macam, antara lain air rebusan daun sirih, air bekas cucian beras, air rebusan buah jambe, dll.

1.Air daun sirih: Rebus 7-10 helai daun sirih dengan 1 liter air (4 gelas ukuran normal) hingga air berwarna hijau gelap. Angkat dan didinginkan lalu semprotkan ke burung secara merata dan usahakan benar-benar bisa masuk sampai ke bulu terdalam. Setelah dimandikan air sirih, jangan dibilas dulu sampai sekitar 1-2 jam agar kutu dan telornya benar-benar mati.
2.Air bekas cucian beras: gunakan sama dengan air rebusan daun sirih. Sebenarnya, air cucian beras tidak bersifat racun tetapi bisa menembus lapisan lilin pada bulu burung. Artinya, dia hanya bersifat merontokkan/melepaskan "pegangan" telor dan kutu pada bulu burung. Dengan demikian, penggunaan air cucian beras harus dibarengi dengan upaya melepaskan kutu secara manual dari bul, dengan cara ditekan dan seret bulu burung.
3.Penggunaan air cucian beras bisa dikombinasikan dengan penggunaan air sirih sehingga pembasmian kutu benar-benar efektif.

Sumber : dari berbagai sumber
Dilihat 1563 Kali  
 
Send To Friend
Nama Pengirim
:
*
Email Pengirim
:
*
Nama Penerima
:
*
Email Penerima
:
*
Pesan :
 

 
Komentar Anda
Nama
:
*
Email
:
*
Website
:
Negara
:

Komentar :
 

 
Komentar (0)
Halaman : |

Belum Ada Komentar!


Jual Burung

Pastel
Rp 1.000.000
jambi
Video Burung
Everybody Wants To Be A Dog
Everybody Wants To Be A Dog
griffintp
Time : 0:30
Galeri Burung
Rumah burung - mansion
Rumah burung - mansion
desi
Jakarta Selatan